Senin, 31 Juli 2017

Tugas 1 : Mendeskripsikan pengertian budaya politik

A. Deskripsikan pengertian budaya politik !
Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan bernegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya. Budaya politik juga dapat di artikan sebagai suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya
B. Identifikasi ciri - ciri budaya politik !
1. Adanya pengaturan kekuasaan
2. Proses pembuatan kebijakan pemerintah
3. Adanya kegiatan dari partai-partai politik
4. Perilaku dari aparat-aparat Negara
5. Adanya budaya politik menyangkut masalah legitimasi
6. Adanya gejolak masyarakat  terhadap kekuasaan yang memerintah
7. Menyangkut pola pengalokasian sumber-sumber masyarakat

C. Identifikasikan tentang macam - macam budaya politik !
1. BUDAYA POLITIK PAROKIAL

Budaya politik parokial yaitu budaya politik yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah. Budaya politik suatu masyarakat dapat di katakan Parokial apabila frekuensi orientasi mereka terhadap empat dimensi penentu budaya politik mendekati nol atau tidak memiliki perhatian sama sekali terhadap keempat dimensi tersebut.

Ciri-ciri :
Apatis
Pengetahuan politik rendah
Tidak peduli dan menarik diri terhadap kehidupan politik
Anggota masyarakat cenderung tidak menaruh minat terhadap objek politik yang luas
Kesadaran anggota masyarakat akan adanya pusat kewenangan dan kekuasaan dalam masyarakatnya rendah
Warga negara tidak terlalu berharap dalam sistem politik
Tidak ada peranan politik yang bersifat khusus
Lingkupnya sempit dan kecil
Masyarakatnya sederhana dan tradisional

Contoh budaya politik parokial yakni masyarakat pada suku-suku pedalaman yang mana mereka belum mengenal betul siapa pemimpin negara mereka dan tidak ikut serta sama sekali dalam pemilu

2. BUDAYA POLITIK SUBJEK / KAULA

Budaya politik kaula (subjek),yaitu budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif. Budaya politik suatu masyarakat dapat dikatakan subyek jika terdapat frekuensi orientasi yang tinggi terhadap pengetahuan sistem politik secara umum dan objek output atau terdapat pemahaman mengenai penguatan kebijakan yang di buat oleh pemerintah. Namun frekuensi orientasi mengenai struktur dan peranan dalam pembuatan kebijakan yang dilakukan pemerintah tidak terlalu diperhatikan.

Ciri-ciri :
Memiliki pengetahuan dalam bidang politik yang cukup
Partisipasi politik minim
Kesadaran berpolitik rendah
Kehidupan ekonomi warga negara sudah baik
Tingkat pendidikan relatif maju
Masyarakat menyadari otoritas pemerintah sepenuhnya
Warga negara cukup puas untuk menerima apa yang berasal dari pemerintah
Warga negara menganggap dirinya kurang dapat mempengaruhi sistem politik
Masyarakat secara pasif patuh pada pejabat, pemerintah, dan undang-undang

Contoh Budaya Politik Subjek/Kaula yakni masyarakat jawa (keraton) di jogja. Dimana rakyat sudah ada pemahaman & kesadaran akan pentingnya berpartisipasi dalam politik, namun mereka tidak berdaya dan tidak kritis (hanya mengikuti perintah, tidak memberikan aspirasi)

3. BUDAYA POLITIK PARTISIPAN

Budaya politik partisipan,yaitu budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi. Masyarakat mampu memberikan opininya dan aktif dalam kegiatan politik. Dan juga merupakan suatu bentuk budaya politik yang anggota masyarakatnya sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai empat dimensi penentu budaya politik. Mereka memiliki pengetahuan yang memadai mengenai sistem politik secara umum, tentang peran pemerintah dalam membuat kebijakan beserta penguatan, dan berpartisipasi aktif dalam proses politik yang berlangsung

Ciri-ciri :
Pengetahuan tentang politik tinggi
Kesadaran berpolitik tinggi
Kontrol politik aktif
Warga negara memiliki kepekaan terhadap masalah atau isu-isu mengenai kehidupan politik
Warga mampu menilai terhadap masalah atau isu politik
Warga menyadari adanya kewenangan atau kekuasaan pemerintah
Warga memiliki kesadaran akan peran, hak, dan kewajiban, dan tanggung jawabnya
Warga mampu dan berani memberikan masukan, gagasan, tuntutan, kritik terhadap pemerintah
Warga memiliki kesadaran untuk taat pada peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan tanpa perasaan tertekan

Contoh budaya politik parokial yakni keaktifan masyarakat terhadap berbagai hal yang berkaitan dengan politik seperti pemilu, demonstrasi, dan lain-lain

4. BUDAYA POLITIK INDONESIA

    Budaya politik di Indonesia merupakan perwujudan nilai nilai yang dianut oleh masyarakat Indonesia yang diyakini sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan kegiatan polituk kenegaraan.

    Setelah era reformasi memang orang menyebut Indonesia telah menggunakan budaya Politik partisipan karena telah bebasnya Demokrasi, partisipatifnya masyarakat dan tidak tunduk akan keputusan atau kinerja pemerintah baru aetika . perlu diketahui ketika era orde baru Demokrasi dikekang. Segala bentuk media dikontrol/diawasi oleh pemerintah lewat Departemen Penerangan supaya tidak mempublikasikan kebobrokan pemerintah.

    Budaya politik Indonesia selalu berubah mengikuti perkembangan zaman. Tetapi berubahnya itu hanya terjadi pada daerah perkotaan dan pedesaan yang telah maju tetapi pada daerah-daerah terpencil itu tidak terjadi perubahan karena kurangnya pendidikan dan informasi

    Budaya Politik Indonesia saat ini adalah Campuran dari Parokial, Kaula, dan Partisipan , dari segi budaya Politik Partisipan , Semua ciri- cirinya telah terjadi di Indonesia dan ciri-ciri budaya politik Parokial juga ada yang memenuhi yaitu  seperti berlangsungnya pada masyarakat tradisional dan pada budaya politik kaula ada yang memenuhi seperti warga menyadari sepenuhnya otoritas pemerintah. 


D. Analisis faktor penyebab berkembangnya budaya politik didaerahnya

Budaya politik suatu daerah berakar dari budaya lokal dan dapat berkembang melalui interaksi manusia baik secara langsung maupun tidak langsung dengan moderenisasi dunia luar/luar daerahnya.

E. Evaluasi budaya politik yang berkembang di masyarakat 
  • Konfigurasi subkultur di Indonesia masih aneka ragam.
  • Budaya politik Indonesia yang bersifat parokial-kaula di satu pihak dan budaya politik partisipan di lain pihak.
  • Sikap ikatan primordial yang masih kuat berakar.
  • Kecendrungan budaya politik Indonesia yang masih mengukuhi sikap paternalisme dan sifat patrimonial.

Selasa, 18 Oktober 2016

UJI KOMPETENSI 5


1. Sebutkan fungsi negara menurut Goodnow!
2. Jelaskan yang dimaksud dengan social conservation!
3. Jelaskan teori kekuasaan menurut Shang Hyang dalam teori tujuan negara!
4. Sebutkan tokoh pencetus teori perdamaian dunia dalam teori tujuan negara!
5. Berikan pendapat anda mengenai tugas warga negara dalam membantu mewujudkan tujuan NKRI!

Jawab :

Policy Making (membuat kebijakan negara pada waktu tertentgu untuk seluruh masyarakat) dan Policy Executing (melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan)
Social conversation merupakan cara/usaha melakukan perlindungan terhadap nilai-nilai sosial yang sangat penting bagi suatu tertib politik dan sosial. Sebagai contoh, penggiatan tata tertib intern dengan jalan menyelesaikan konflik antar warga negara.
Menurut Shang Hyang, tujuan negara adalah mengumpulkan kekuasaan sebesar-besarnya. Menurutnya, jika menghendaki suatu negara yang kuat, rakyat harus dilemahkan dan dimiskankan. Sebaliknya, jika mengkehandaki rakyat kuat dan kaya, maka negara itu menjadi lemah.
Dante Alleghieri, Thomas Hobbes, Montesquieu, dan Epicurus.
Jika tujuan NKRI ingin dicapai, dibutuhkan peran serta kesadaran diri warga dan negara. Warga negara seharusnya telah sadar diri dan juga turut berperan mewujudkan tujuan NKRI dengan cara mematuhi hukum yang berlaku, berani menjadi saksi jujur, bersikap tenggang rasa dan penuh solidaritas sehingga terwujudlah tujuan NKRI. Namun, sesuai dengan fakta yang ada pada masyarakat, warga negara justru semakin hari semakin meningglan nilai-nilai moral bangsa yang seharusnya tetap dijaga agar dapat terwujud tujuan NKRI yang telah direncanakan sejak kemerdekaan  RI.


Uji Kompetensi 3
1.     Tahap kedua dari proses pembentukan negara secara primer adalah kerajaan. Yang menyebabkan terbentuknya suatu kerajaan adalah....
a.     suku yang menetap di suatu wilayah
b.     raja yang melakukan tindakan militer untuk mempersatukan kembali daerah-daerah
c.     kepala suku yang melakukan ekspansi ke daerah lain
d.     beberapa negara kecil yang melebur menjadi satu
e.     negara yang memisahkan diri dari negara lain dan menyatakan merdeka
Answer : c

2.     Yang tidak termasuk dalam tahapan proses pembentukan negara secara primer adalah....
a.     suku/persekutuan masyarakat
b.     kerjaan
c.     negara nasional
d.     negara demokrasi
e.     intervensi
Answer : e

3.     Contoh negara yang terbentuk karena pemecahan/pembentukan baru adalah....
a.     Liberia
b.      Belgia
c.     Belanda
d.     Venezuela
e.     Jerman
Answer : d

4.     Tokoh yang menganut teori hukum alam adalah....
a.     Augustinus
b.     Aristoteles
c.     Leon Deguit
d.     Karl Max
e.     Thomas Hobbes
Answer : b

5.     Yang tidak termasuk penyebab runtuhnya negara karena faktor sosial adalah.....
a.     penggabungan
b.     revolusi
c.     gempa yang sangat besar
d.     penaklukan
e.     persetujuan
Answer : c

Uji Kompetensi 3 (hal.17)

1.     Jelaskan pengertian terbentuknya negara melalui proses peleburan (fusi)!
Beberapa negara kecil melebur menjadi satu membentuk negara baru

2.     Jelaskan proses terbentuknya negara berdasarkan teori kekuasaan!
Daerah yang dikuasai oleh negara lain tanpa reaksi dan setelah 30 tahun kadaluwarsa, maka berdirilah negara baru di daerah tersebut

3.     Sebutkan tokoh yang menganut terbentuknya negara berdasarkan teori kontrak sosial!
Thomas Hobbes, John Locke, J.J. Rousseau, Montesquieu

4.     Sebutkan faktor sosial penyebab runtuhnya sebuah negara!
Revolusi, penaklukan, persetujuan

5.     Sebutkan contoh negara yang terbentuk melalui proses penyerahan!
Austria menyerahkan Sleewijk kepada Prusia (Jerman) pada Perang Dunia I


Tugas Membuat Soal dan Jawaban Uji Kompetensi 2


Kerjakan soal dibawah ini dengan memilih antara a, b, c, d, dan e yang benar!
1.      Unsur-unsur terbentuknya negara dibawah ini, kecuali . . . .
a.       rakyat
b.      wilayah
c.       pemerintah yang berdaulat
d.      kesanggupan berhubungan dengan negara lain
e.       kekayaan yang melimpah
2.      Perjanjian antara Indonesia dan Australia tentang penetapan garis-garis batas antara Indonesia dan Papua Nugini ditandatangani pada tanggal . . . .
a.       10 Februari 1974
b.      11 Februari 1972
c.       12 Februari 1973
d.      13 Februari 1975
e.       14 Februari 1971
3.      Perjanjian antara Belanda dan Inggris tentang penetapan batas wilayah Hindia Belanda dilaksanakan di . . . .
a.       Kalimantan
b.      Sumatra
c.       Sulawesi
d.      Jakarta
e.       Banten
4.      Menurut Jean Bodin, kedaulatan memiliki 4 sifat pokok yaitu sebagai berikut, kecuali . . . .
a.       asli
b.      relatif
c.       permanen (bulat)
d.      tunggal
e.       tidak terbatas (absolut)
5.      Tokoh yang menganut teori kedaulatan Tuhan adalah . . . .
a.       Paul Laband
b.      Kranenburg
c.       Montesquieu
d.      Thomas Aquinas
e.       Thomas Hobbes


Tugas UK 2 hal. 14
1.      Jelaskan yang dimaksud dengan unsur deklaratif terbentuknya negara!
Jawab: Suatu unsur yang merupakan suatu syarat agar negara itu dapat mengadakan hubungan dengan negara lain yaitu adanya pengakuan negara lain.
2.      Apakah wisatawan asing mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan warga negara?
Jawab: Wisatawan asing mempunyai hak dan kewajiban di negara asalnya, tapi mereka juga mempunyai hak dan kewajiban sebagai wisatawan asing di negara lain.
3.      Sebutkan mengenai batas satu negara dengan negara lain!
Jawab: Batas alamiah, misalnya sungai, danau, pegunungan, dan lembah.
Batas buatan, misalnya pagar kawat berduri, pagar tembok, dan tiang-tiang tembok.
Batas menurut geofisika, misalnya garis lintang dan garis bujur.
4.      Sebutkan tokoh yang menganut teori kedaulatan rakyat!
Jawab: Montesquieu, John Locke, dan J. J. Rousseau.
5.      Sebutkan sifat pokok kedaulatan menurut Jean Bodin!

Jawab: Asli, permanen (bulat), tunggal, dan tidak terbatas (absolut).

uji kompetensi 5

Uji Kompetensi 5 (hal 25)
1.     Sebutkan fungsi negara menurut Goodnow!
policy making (membuat kebijakan negara pada waktu tertentu untuk seluruh masyrakat), policy executing ( melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan)

2.     Jelaskan yang dimaksud dengan social conservation!
cara atau usaha melakukan perlindungan terhadap nilai - nilai sosial yang sangat penting bagi suatu tetrtib politik dan sosial

3.     Jelaskan teori kekuasaan menurut Shang Hyang dalam teori tujuan negara!
tujuan negara adalah mengumpulkan kekuasaan sebesar - besarnya

4.     Sebutkan tokoh pencetus teori perdamaian dunia dalam teori tujuan negara!
Dante Alleghiere, Thomas Hubber, Montesquieu, Epicurus

5.     Berikan pendapat anda mengenai tugas warga negara dalam membantu mewujudkan NKRI!

tugas warga negara dalam membantu mewujudkan tujuan NKRI dapat berupa menghindari konflik, tidak membeda - bedakan ras, menghargai orang lain,  Dll.

Senin, 15 Agustus 2016

1.bawah ini manakah yang temasuk unsur-unsur pembentuk negara...
a.       unsur konstitutif                                                      c. unsur institutif
b.      unsur relatif                                                               d. unsur persuatif
e.    unsur biologis                                        
2.       2. Negara adalah organisasi atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama merupakan pengertian negara menurut pendapat dari...
a.       Georg Jelinek
b.      Aristoteles
c.       George Wilhelm Friedrich Hegel
d.      R. Djokosoentono
e.    W.R. supratman
3.        3. Negara berasal dari kata state (Bahasa Inggris) yang berarti...
a.       menyimpan                                              c. menyatu
b.      menetapkan                                              d. bersama-sama
e.    bersatu              
4.contoh peran pemuda dalam perjuangan menuju kemerdekaan adalah...
a.ikut serta dalam berbagai kegiatan melalui organisasi pemuda
b.mengikuti perkembangan kepemudaan di dunia
c.pemuda selalu sadar akan peran dan jati dirinya
d.dicetuskan ikrar sumpah pemuda tahun 1928
e.melakukan perlawanan secara fisik terhadap penjajah
5.dalam sejarah perjuangan bangsa indonesia, angkatan 1928 sering disebut sebagai...
a.angkatan perintis
b.angkatan penegas
c.angkatan pencoba
d.angkatan penerus
e.angkatan pendobrak